Solo Pos  |  7 October 2003

Aku mau mengenalmu, tapi aku tak dapat melihat siapa dirimu
Lepaskan segala tata rias dan senyum di wajahmu
Aku memerlukan kepolosanmu untuk dapat memahamimu
Dari setiap tarikan nafas di kulit wajahmu
Biarkan aku melihatmu
Sosok itu melangkah ke tujuannya
Langsung, tanpa menyembunyikan apa-apa
Sesekali halangan menghadang, dan dia menginginkan keterbukaan
Akankah ia melangkah terus
Biarkan aku melihatmu

Bait bait puisi itulah yang mungkin dapat mendekati makna dari karya tari Please Let Me See Your Facekarya koreografer asal Belanda, Gerard Mosterd yang akan digelar di Studio Sono Seni, Kemlayan, Solo, Selasa (7/10) malam ini.  Menurut manajer tur pementasan Please Let Me See Your Face dari Gerard Mosterd di Indonesia, Chendra Effendy, tarian yang bakal dipentaskan tersebut berisi pencarian terhadap jati diri. Tema-tema seperti itu, seperti menjadi ciri khas karya-karya Gerard.

Hal itu mungkin tldak lepas dari pribadi Gerard yang seorang indo. Koreografer yang lahir di Amersfoot, Belanda, itu mempunyai darah Belanda dari ayahnya, sedangkan sang ibu berkebangsaan Indonesia. “Berangkat dari hal itu karya Gerard selalu mempertemukan nilai-nilai Indonesia dan Belanda. Dia sepertinya ingin menemukan jati diri sebagai seorang indo. Karyanya yang tahun lalu di gelar di Indonesia Luminescent Twilight juga berisi tentang pencarian jati diri, dengan mengangkat tema gelap dan terang,” tutur Chendra.

Please Let Me See Your Face melibatkan dua penari Jerome Myer dan Wendel Spier, musisi Renadi Santosa dan teknisi Ruben Van Krimpen.

Selain di Solo, tur itu juga telah digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada (27/9), Erasmus Huis (30/9), Selasar Sunaryo Art Space, Bandung (3-4/10). Selain itu pertunjukan itu juga akan digelar di Balai Pemuda Surabaya (12/10),Taman BudayaYogyakarta (15/10) maupun Gedung Ksirarnawa Taman Budaya, Denpasar (21/10).

Sebelum pementasan di Solo, Senin (6/10) tadi malam, Gerard Mosterd mengadakan workshop gerak tari di Studio Sono Seni. Workshop tersebut diikuti sekitar 18 penari-penari Solo.

yan

0 antwoorden

Plaats een Reactie

Meepraten?
Draag gerust bij!

Geef een antwoord

Het e-mailadres wordt niet gepubliceerd. Vereiste velden zijn gemarkeerd met *