Kedaulatan Rakyat  |  22 September 2005

Yogya (KR) – Gerard Mosterd Dance Company Nederland-Belanda bersama Jurusan Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan dan Pascasarjana ISI Yogya menggelar pentas bertajuk ‘Angin & Kamu’ karya Gerard Mostard di Auditorium ISI Yogya, Jl. Parangtritis Km 6,5, Kamis (22/9) pukul 19.30. Satu hari sebelumnya diselenggarakan workshop dengan narasumber Gerard Mostard.

Dra. Tutit Winarti MHum, sekretaris Jurusan Tari FSP ISI Yogya mengatakan, pentas ini menghadirkan 2 materi reportoar yakni ‘Angin’ dan ‘Kamu/JIJ’ keduanya karya Gerard Mosterd berdurasi 1,5 jam.

Menurut Tutik, materi ‘Angin’ pertunjukan pertama berlangsung 13 Juni 2000 di Teater Bintang Pasar Besar Hagne Nederland, ditarikan Shintarno O-Ue, musik digarap John Duncan, Bali Villaby dan improvisasi gamelan oleh Irene dan Vojtech Havlovi. “Materi tersebut, pada awalnya dalam versi pendek ditarikan oleh penata tari sendiri, tetapi kemudian dikembangkan menjadi 30 menit, ketika Kaisar Akihito ke Belanda untuk memperingati 200 tahun hubungan perdagangan dengan Jepang,” ucapnya, Rabu (21/9). Kehadiran Akihito membangkitkan kehangatan orang-orang Belanda di Amsterdam dan Hague yang selamat dari masa penduduk Jepang.

Sementara materi ‘Kamu/JIJ’ akan ditarikan 5 penari dengan properti jaring-jaring nyamuk dan tayangan video terutama pada subyek moralitas erotik ganda. Materi ini banyak mendidik soal seksualitas, kasih sayang dan bentuk ekspresinya, serta sisi-sisi hukum pada masa penjajahan Belanda. Pada saat ini, Indonesia melakukan reformasi hukum untuk menghukum tindakan memamerkan keintiman kasih sayang di depan publik. Moralitas publik dan hukum kadang-kadang membatasi perilaku dan kebutuhan alamiah manusia. pada akhir pertunjukan akan mengingatkan masa lalu ketika ekspresi erotik dipandang sebagai sesuatu yang alamiah dan bahkan puitis.

(Jay)-s

0 antwoorden

Plaats een Reactie

Meepraten?
Draag gerust bij!

Geef een antwoord

Het e-mailadres wordt niet gepubliceerd. Vereiste velden zijn gemarkeerd met *