Bali Post  |  2 Oktober 2005

Pertunjukan tarian modern yang bertajuk “Angin” dan “Kamu” dengan koreografer Gerard Mosterd telah dipentaskan Jumat (30/9) di ISI Denpasar. Gerard, koreografer campuran Belanda Indonesia ini menampilkan tarian yang menelaah budaya ganda (Belanda-Indonesia) dalam gerak, ruang, dan cahaya.

Menurut Gerard, tarian Angin bercerita tentang generasi muda yang ingin melupakan kemarahan akibat perang dan mengikatkan diri dalam kreativitas artistik yang damai sebagai gantinya. Sedangkan tarian Kamu/Jij menggambarkan kehidupan Belanda-Indonesia dari dua sisi. “Kamu/Jij berarti melihat kehidupan bangsa yang tidak hanya menampakkan sisi luarnya, tetapi bagian dalamnya juga,” jelas Gerard.

Rektor ISI, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A. mengatakan pertunjukan ini bertujuan agar mahasiswa ISI dapat menyerap konsep yang dapt dipetik untuk bisa menghasilkan karya baru. “Bukan berarti menjiplak seluruhnya, akan tetapi mengambil apa yang bisa dipetik dan dapat memberikan inspirasi.”

(san)

0 antwoorden

Plaats een Reactie

Meepraten?
Draag gerust bij!

Geef een reactie

Het e-mailadres wordt niet gepubliceerd. Vereiste velden zijn gemarkeerd met *