Sinar Harapan  |  7 September 2007

“BUNDO KANDUANG” – Koreografer dari dua negara, Boi G Sakti (Indonesia) dan Gerard Mosterd (Belanda) bersatu dengan menyajikan tarian kontemporer “PARA_dise … a woman? BUNDO KANDUANG: Jamuan Bisu” di Auditorium Gedung Kesenian Jakarta, Rabu-Kamis (5-6/9) malam

Gerakan-gerakan tari karya mereka banyak menyimbolkan hilangnya pengaruh ibu di dalam kehidupan dengan kekuatan dan kedamaian. Usai pertunjukan tarian garpan dua koreografer ini, salah satu penari membawa ceret yang kemudian isinya yang berbentuk serbuk putih itu dituangkan dengan membentuk lingkaran. Kemudian, ceret putih tersebut diletakkan di tengahnya. Para penari pun yang menampilkan gerakan tarian pencak silat yang menanamkan akar dan tradisi kebudayaan timur, langsung meninggalkan panggung pertanda pertunjukan tersebut telah usai.

Menurut Boi, ceret dengan lingkaran putih tersebut adalah simbol salam yang tidak bisa disentuh. Di dalam pertunjukan tarian ini, Boi G Sakti ingin menunjukkan bahwa perempuan di Minangkabau itu terkesan sangat kuat hingga tidak dapat di sentuh oleh apa pun. Di dunia wanita itu, ada terkesan rasa dan puitis. Sementara itu, menurut Gerard, kolaborasi ini sangat menarik karena menduakan individu yang berbeda antara gerakan vertical yang dirasanya sangat bosan dan horizontal. Kedua ide vertikal dan horizontal ini dipadukan Gerard dengan menggunakan internet.

Dunia vertikal sendiri tidak suka dengan adanya kombinasi. Tarian ini sangat historis, di mana peran wanita lebih kuat dibandingkan pria, “ujarnya dalam kesempatan yang sama. Di Minangkabau, kata Gerard, perempuan yang terkesan sangat kuat. Oleh karena itu dibutuhkan gerakan vertikal. Dari pementasan ini Gerard Sangat kecewa dengan tidak berfungsinya suara dan multimedia. Padahal suara dan multimedia sangat mendukung pementasan kolaborasinya ini. Kedua koreografer ini sebelumnya sudah pentas di Solo dan Surabaya dengan tarian yang berbeda-beda.

0 antwoorden

Plaats een Reactie

Meepraten?
Draag gerust bij!

Geef een reactie

Het e-mailadres wordt niet gepubliceerd. Vereiste velden zijn gemarkeerd met *