Surabaya Pos  |  22 Oktober 2009

Terinspirasi makanan khas Surabaya, Koreografer asal Belanda, Gerard Mosterd menciptakan Tari Roejak Cingur yang ia pentaskan di Imperial Ballroom Pakuwon, Kamis (22/10) malam.  “Dalam rujak cingur itu ada campuran bahan, semuanya jadi satu.  Begitu pula untuk tarian saya yang merupakan tarian kontemporer dengan mengeksplorasi olah tari, suara dan rasa,” katanya dalam Bahasa Indonesia yang cukup fasih, Rabu (21/10).

0 antwoorden

Plaats een Reactie

Meepraten?
Draag gerust bij!

Geef een reactie

Het e-mailadres wordt niet gepubliceerd. Vereiste velden zijn gemarkeerd met *